Hidup adalah jual beli, maka jadikan Allah sebagai mitra bisnis, kemudian jadilah entrepreneur sejati. Hidup hanya sekali dan mesti manfaat!! Selamat datang di Blognya si Voe. ^_^ Salam ukhuwah.
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Juni 2011

Gadis Kecil di Pinggir Jalan

Dari kaca kurang dari 80% itu aku menatap mereka. Seorang bocah ikal berambut cokelat tengah mengendong bocah yang lebih kecil lagi. Dia duduk di dekat tiang adver. baliho besar makanan lezat murah meriah. Bocah yang lebih besar mengibas-ibas bocah yang kecil, menjaga tidurnya agar nyamuk tak menyantap darah kaki si kecil yang hanya bercelana pendek. Kedua gadis kecil ini, menunjukkan potret Bengkulu Kota Pelajar. Oupz... Kota Pelajar?

Sang kakak (bocah yang besar) kira-kira berusia 8 tahunan, atau mungkin lebih kecil lagi, menatap adiknya (bocah yang kecil) kira-kira berusia 4 tahunan sambil memegang uang ribuan dua lembar. Siapa mereka? Jika mereka mengemis, mengapa mereka tak meminta? Dimana rumahnya? Aih gadis kecil ini benar-benar membuatku meringis.

Rabu, 15 Juni 2011

Malaikat di Rumahku

Suatu ketika Seorang bayi siap untuk dilahirkan. Menjelang diturunkan, si bayi bertanya kepada Tuhan:

"Para malaikat disini mengatakan besok Engkau akan mengirimkanku ke dunia, tetapi bagaimana cara hidup disana? saya begitu kecil dan lemah. " kata sibayi

Tuhan menjawab :" AKU telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu.

"Tapi di surga apa yang saya lakukan hanya tertawa dan bernyanyi ini cukup bagi saya untuk bahagia." Demikian Kata Sibayi.

Tuhanpun menjawab :" Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia."

Senin, 13 Juni 2011

Dalam Dekapan Ukhuwah

Bola orange raksasa masih menggantung di langit, bersembunyi di balik awan. Bagaimanapun usahanya menyembunyikan dirinya, cahaya masih bisa keluar memantulkan ke permukaan laut tanpa gelombang. Satu jam lagi bola orange ini akan benar-benar menyembunyikan dirinya melawati batas lautan.

Di atas langit timur nyaris ke tengah. Bola raksasa yang tak menyilaukan, putih dan nyaris bulat sempurna telah muncul walaupun bola orange belum tenggelam. Hari ini, 12 Rajab, bumi dapat melihat dua bola raksasa sekaligus. Awan-awan berkumpul putih bersih bak kapas, langit biru indah dan menyejukkan.

Di bawah pemandangan besar ini, seorang akhwat berjilbab putih memacu motornya pelan, tak lebih dari 40km/jam. Jalan sepanjang pantai ia susuri tanpa melihat ke arah laut. Air telah menggenang di matanya sejak awal do’a perjalanannya. Sesekali ia gunakan jarinya agar bulir-bulir itu tidak jatuh. 

Sabtu, 11 Juni 2011

Balasan untuk Orang yang Sabar saat Sakit


Lokasi sekitaran masjid dua lantai itu masih senggang. Bahkan pintu masuk lokasi jama’ah perempuan pun masih terkunci rapat. Aku mengitari masjid, menuju pintu masuk jama’ah laki-laki. Tulisan “Alas Kaki Harap diLepas” menghiasi anak tangga pertama. Maka kulepas sepatu bututku dan kutenteng menaiki anak tangga.

Kuucapkan salam saat memasuki masjid. Sepi. Tak ada seorangpun di dalamnya. Kuletakkan alas kakiku di tangga jema’ah perempuan. Aku telah telat lima menit dari jadwal berkumpul. Hari ini adalah hari istimewa yang kutunggu setiap minggunya. Hari dimana aku dan beberapa temanku berkumpul membentuk lingkaran saling memadu kasih bersilaturahmi dan mentransfer ilmu saling menasehati.

Aku duduk di atas sejadah, kubuka Al-Qur’an pertamaku dan kulanjutkan surah Romantis itu, An-Nisa. Mendekati ujung tilawahku satu persatu saudari seimanku berdatangan dengan salam, sapa dan senyum khas mereka. Ah, betapa aku bersyukur sudah berkunjung ke taman surga ini.

Jumat, 10 Juni 2011

Semerbak Mawar Padang Pasir

"Berkecamuklah rasa di dada. Tersemburatlah gelora asmara. Langit-langit hati sang wanita tengah menghujankan bibit-bibit cinta. Sebuah rasa yang tak diundang dan tak ingin berlalu begitu saja..."

****
wanita ini adalah wanita pendamba surga. Kami dapati bahwa dia adalah wanita yang menenangkan hati sang kekasih. Dia temani belahan jiwanya dalam suka, bahagia,duka dan nestapa. Kami saksikan pula bahwa dialah wanita bijaksana nan cerdik. Pula, ia adalah keturunan bangsawan kaya dan menjadi incaran banyak lelaki.