Hidup adalah jual beli, maka jadikan Allah sebagai mitra bisnis, kemudian jadilah entrepreneur sejati. Hidup hanya sekali dan mesti manfaat!! Selamat datang di Blognya si Voe. ^_^ Salam ukhuwah.
Tampilkan postingan dengan label agenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agenda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 November 2014

[News3 Carel RZ] : Kelas Perdana Tim SMART

Yogyakarta – On Job Traning (OJK) Calon Relawan Rumah Zakat (Carel RZ) XV sudah dimulai sejak 3 November lalu. Salah satu kegiatan OJK adalah memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) kepada siswa binaan RZ. Bimbel yang diadakan setiap hari Jum’at [8/11] dibina langsung oleh Tim SMART, tim kedua OJK.

Tim SMART dan adik-adik binaan (doc.pribadi)
Tim yang diketuai oleh Mohamad Irsyad ini dimulai pukul 16.00 WIB. Sebelum membuka kelas, tim SMART melakukan briefing pada pukul 13.30 WIB. Dari 11 orang anggota, yang hadir sebanyak 5 orang, mereka adalah Irsyad, Farah, Lia, Lina, dan Voettie.

Jumat, 05 September 2014

Ngerayau ke Curug Nangka

Gara-gara ketagihan sama keindahan air terjun (waterfall). Sekarang kalau pergi-pergi ke luar kota, maunya nyari air terjun. Perjalanan ke Bogor kurang lengkap rasanya kalau gak menjelajahi air terjunnya #eaaa

Kebetulan (sebenarnya tidak ada yang kebetulan), salah satu teman akrabku waktu SMA untuk sementara tinggal di Bogor bareng kakaknya. Ceritanya dia baru sudah tes penempatan dinasnya paska satu tahun lulus dari STAN, karena tahu aku ada di Bengkulu, jadi dengan baiknya doi menawarkan diri buat jadi guide ke mana aja aku mau. Lah… mana bisa nolak coba?! Hehe

Adalah Tommy, temanku sang petualang owner dari sipetualangnyasar.blogspot.com. Di antara kami alumni kelas XII IPA B, dia yang paling sering backpakeran pergi ke luar kota. Gimana gak enak, kuliah di Jakarta, jadi kalo mau backpakeran tinggal nyari tiket dari Jakarta (gak perlu transit).

Selasa, 26 April 2011

Dibalik Kesulitan Ada Kemudahan

Bismillah.

Allah memberiku kejutan. Dia punya banyak cara untuk menyenangkan hati hamba-Nya.

Ini pertama kalinya, ane dapat amanah jadi sie'Kestari dari UKM Kerohanian untuk event Keputrian, Woman Days. Tugasnya buka stand pendaftaran, nrimo uang pendaftaran, pokoke yang tugasnya mencari peserta jugalah.

Nyaris dua minggu ane buka stand pendaftaran d 2 tempat, di Shelter and Galery Kopma. Dan H-1, ente tau gak sih berapa orang yang daftar? Cuma 17 orang!! dan yang lebih kerennya lagi yang baru bayar cuma 8 orang! Gimana perasaan ente tatkala ente yang jadi kestari trus nrima kenyataan peserta cuma 8 orang?! Huaaah!! lu bisa banyangin lah gimana hati gw ketika itu (mewek.com)

Dan hampir setiap hari Keput UKM (merangkap jadi ketupat) menanyakan jumlah peserta. Duuuh, gak tega mau balas, kalau tau kenyataannya.

Sedih sangad. Mana di H-1 gak ada rapat sama sekali! Gak ada juga fixasi. Huaaah!!! Pengen berderai air mata ane ketika itu. Mana ane gak tahu sama sekali perihal sound, konsumsi, dll, apakah udah fix atau belum.

Ampe2 ane SMS ke beberapa akhowat, "Sedih e sama UKM"

Namun, ada yang membalas, iiih, mb yang kucintai karena Allah, "Insya Allah pesertanya banyak, dek. YAKINLAH." Luar biasa, SMS ini tanpa ia sadari mampu membawa energi baru dalam hatiku (gaklebay ye).

Memang sich, banyak nomor baru masuk ke HP ku yang elegant dengan tempelannya. Menanyakan perihal perlombaan dan Semnas. Tapi itu tak cukup memberi kepastian mereka ikut apa gak.

Yah, sekarang satu2 nya harapan tempat bergantung hanya Allah Ta'ala. Ingat ta'limat ketika itu, sholat tahajud dan berharap Allah memerintahkan kepada pasukan malaikatnya untuk meramaikan majelis ilmu itu.

Sewaktu Hari H. Pukul 07.00 berangkat dari rumah, dan ngeliat Keput UKM duduk di depan Gedung C. Hiks, gak tega ngeliatnya. Mana beliau yang beli perlengkapan, nyari dana, dll, dan diriku mengecewakannya. Oh God, what the pity i am!

Adek2 ane dari Rozul (tim nasyid) dah pada ngumpul di depan Gedung C. dan yang bikin suprize ternyata audionya lagi dipasang sama pasukan ikhwan!! Huwaah. Gak nyangka ikhwaners juga peduli dengan acara akhwat. Jadi ingat pas Forum Annisa angkatan ane dulu '08, para ikhwan nya datang pas jam 6-an buat masang LCD, Microfon, dll. Lebih duluan dibanding para akhwatnya. Ya, inilah ukhuwah!

Yang bkin sh0ck dan bersyukur adalah Allah benar-benar mendatangkan pasukan malaikatnya untuk datang ke Majelis Ilmu. Allah membuka hati para wanita Bengkulu untuk datang ke acara kami ketika itu. Dan cukup bikin kestari kelimpungan dengan jumlah peserta lebih dari 160 orang. Dan alhamdulillah, kursi yang disediakan penuh dengan peserta (terharu.com).

Alhamdulillah, ada dari poltekes, stain, UMB. Huaaaah!! pengen tereak rasanya!!! kesedihan ane ketika itu memang sangat tidak beralasan. Bukankah ane punya Allah tempat mengadu dan mengemis? Ahk, Allah lah yang membolak-balikkan hati manusia, dan Janji Allah itu PASTI.

So, akhir kata, ane mau ngucapin terima kasih yang sebesar-besarnya buat mbak2ku yang telah berproses bersamaku untuk menikmati betapa indahnya ukhuwah kita. Menikmati betapa di balik kesulitan itu ada kemudahan. Dan Voe juga mau ngucapin maaf jika tidak bekerja secara profesional. Tapi, setidaknya kita sudah berusaha. Dan KITA BISA!!!

Yeaaah, AKU BISA!!! AKU PASTI BISA!! KU KAN TERUS BERUSAHA!!
*nyanyi e.

Rabu, 23 Maret 2011

Curhat Anak FISIP

“Salah satu pilar-pilar kebangkitan umat “Kejayaan Islam” ialah menguasai konsep-teori. Dimana ilmu-ilmu sosial rujukannya adalah Al-Qur’an dan Hadist.” (Ust. Bowo Trustco)

Itulah petikan kalimat yang diucapkan oleh Pak Bowo, trainer kelahiran 1960’an ini saat menjadi pembicara di Dauroh Murobbi yang diadakan oleh LDF MGC Pertanian. Point pilar ini membuatku tersentak dan membuka mata. Jika ilmu alamiah itu rujukannya Al-Qur’an dan Hadist, dan memiliki point-point ayat yang sangat banyak. Itu biasa. Namun, untuk ilmu sosial? Sosial itu abstrak dan berubah.

Kata-kata itu melucuti kembali semangat dakwahku di LDF-ku tercinta, Intellectual Moslem Community (IMC). Ya, bukankah Islam di Fakultas dilihat dari Rohisnya? Teringat akan cerita murobbiahku yang alumni FISIP, bagaimana sesaknya berdakwah di sana. Fitnah, tekanan, cacian, ahk sudah biasa. Tapi, itulah yang membuatku salut dengan mereka. Mereka seperti karang dihempas ombak. Kuat dan kokoh.

Aku sempat mumet dengan beberapa matakuliahku, terutama matakuliah “POLITIK”. Teori-teori yang mengadopsi dari teori-teori Barat menghiasi cerita-cerita dosenku. Belum lagi istilah-istilah mendunia dengan segala isme-ismenya. Kemudian, harus akrab dengan para dewa-dewa politik dan komunikasi, siapa lagi kalau bukan Guru Besar Filsafat, Plato, Aristoteles, Laswel, dll dengan teori-teori mereka.

Kalau bukan cerita dari Murobbiahku yang menyeimbangkannya dengan cerita-cerita politik Rosul, mungkin sudah tergila-gila aku dibuat oleh Aristoteles dan dewa komunikasi abad 20. Politik dan Komunikasi ala Rosulullah benar-benar memikat hatiku. Tidak njelimet, ribet dan sangat mudah dipahami walau susah dipraktekkan. Politik persfektif Khalifah Khilafah Islamiyah. Luar biasa. Luar biasa. Betapa mereka telah memberikan contoh (praktek) yang nyata tanpa banyak teori. Teori sejatinya Cuma satu, “Ridho Allah dan Jannah.” Rasulullah dan para sahabat telah memberikan contoh nyata bagaimana berpolitik yang benar, berhukum yang adil, dan berkomunikasi yang efektif.

Bahkan Rasulullah benar-benar membuatku tergila-gila dan pantaslah jika aku menjulukinya, “Komunikator Sejati”. Kata Dosenku yang mengadopsi teori Barat, tak ada orang yang memiliki sahabat lebih dari 4 orang, jika pun ada yang benar-benar akrab paling Cuma dua orang. Namun, 14 abad yang lalu, saat ditanya, siapakah orang yang paling dekat dengan Rasulullah, semuanya mengaku sebagai sahabat terdekat Rasulullah, tanpa terkecuali. Ya Robb, kisah ini benar-benar membuat bulu kudukku merinding. Ternyata, hanya beliau yang memiliki sahabat yang suaangaaat banyaak!!!

Belum lagi kisah pemuda usia 25 tahun, seorang buta huruf namun menjadi pengusaha sukses di wilayahnya. Yang tak kalah hebatnya, mahar untuk istrinya saja 20 ekor Onta. Uugh!!! Kereen Jiddan ey!!! Beliau benar-benar membuatku terpesona dengan komunikasi Bisnisnya, baik dalam organisasi dan lintas budaya. Pesonanya benar-benar berbinar hingga saat ini. Dan hingga sekarang, belum ketemukan seorang ahli komunikasi bisnis pun yang mampu menyayingi Rasulullah saw. So sweet.

Hmm... Tantangan ini sungguh berat, dan kuminta Allah untuk memberi kekuatan untuk mengecilkannya. FISIP adalah medan yang luar biasa. Ya Allah, mayoritas dari mereka beragama Islam. Mereka adalah orang-orang Sosial dan Politik. Tetapi, tingkahnya bukan seperti orang sosial dan politik yang muslim. Tak sanggup aku membayangkan bagaimana Indonesia ini akan dibawa jika orang-orangnya seperti itu menjadi pemimpin. Meremehkan dakwah, tak menghargai orang lain, melecehkan takbir, korupsi dana kegiatan, dll.

Ya Allah, betapa aku mencita-citakan konsep dan teori yang kami pelajari di kampus ini adalah konsep dan teori yang berasal dari Al-Qur’an dan Hadis. Betapa kami mengharapkan dosen-dosen yang mengajar adalah mereka yang meng-idolakan Rasulullah bukan yang mendewakan para Aristoteles.

Jalan ini masih panjang. Saatnya membenari diri, orang-orang disekitar, hingga lingkungan. Maka, Insya Allah kita bisa mengubah dunia. Insya Allah, BISA. BISA. BISA.


*dengan doa dan air mata
*Ya Allah, aku memohon Ampun atas dosa-dosa yang telah kuperbuat selama ini.
*Betapa aku ingin pilar-pilar kebangkitan Umat ini berawal dari sebuah lembaga dakwah kecil “IMC” yang kemudian meluas di FISIP UNIB lalu meluas ke UNIB dan akhirnya dunia.

Kamis, 28 Januari 2010

Ratusan Demonstran Evaluasi 100 Hari Pemerintahan SBY-Boediono



Bengkulu- Sekitar 200 demonstran yang terdiri dari beberapa BEM Universitas dan OKP provinsi Bengkulu berkumpul di halaman Masjid Jamik. Kamis, 28 Januari 2009, pukul 09.00, para demonstran melakukan longmarch menuju Simpang Lima. Beberapa perwakilan dari OKP yang terdiri dari BEM UNIB, BEM UMB, BEM IAIN, BEM UNIVED, BEM UNRAS, KAMMI, GMNI, HMI melakukan orasi.


Mereka menuntut SBY untuk segera menyelesaikan kasus century gate, membasmi koruptor, serta menindaklanjuti kasus DISPENDA-gate Bengkulu. Melyan Sori, seorang aktivis Mahasiswa memberi nilai E dan rapor merah untuk pemerintahan 100 hari ini. Demo kali ini tidak hanya mengevaluasi pemerintahan 100 hari SBY-Boediono, namun juga menuntut Gubernur Bengkulu, Agusrin M.Najamudin untuk mundur.