Hidup adalah jual beli, maka jadikan Allah sebagai mitra bisnis, kemudian jadilah entrepreneur sejati. Hidup hanya sekali dan mesti manfaat!! Selamat datang di Blognya si Voe. ^_^ Salam ukhuwah.
Tampilkan postingan dengan label be a jurnalist. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label be a jurnalist. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Februari 2015

[Wisata Bengkulu] : Lagi Liburan, ke Air Terjun Pacitan, yuk!

Satu lagi destinasi wisata dari Bengkulu Utara yang sayang jika dilewatkan. Bagi Anda pecinta wisata air, air terjun Pacitan layak masuk list daftar travelling Anda. Air Terjun Pacitan terletak di salah satu desa di Unit 4 Padang Jaya, Bengkulu Utara. 

Air terjun ini konon dulunya setinggi hingga 12 meter, namun dikarenakan gempa dan perubahan alam lainnya, sekarang air terjun ini hanya setinggi 2-3 meter saja. Ada yang spesial dari air terjun Pacitan. Menurutku, Air terjun ini terdiri dari dua bentuk. Namun berada dalam satu wilayah yang berdekatan atau sama.

Jumat, 07 November 2014

[News3 Carel RZ] : Kelas Perdana Tim SMART

Yogyakarta – On Job Traning (OJK) Calon Relawan Rumah Zakat (Carel RZ) XV sudah dimulai sejak 3 November lalu. Salah satu kegiatan OJK adalah memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) kepada siswa binaan RZ. Bimbel yang diadakan setiap hari Jum’at [8/11] dibina langsung oleh Tim SMART, tim kedua OJK.

Tim SMART dan adik-adik binaan (doc.pribadi)
Tim yang diketuai oleh Mohamad Irsyad ini dimulai pukul 16.00 WIB. Sebelum membuka kelas, tim SMART melakukan briefing pada pukul 13.30 WIB. Dari 11 orang anggota, yang hadir sebanyak 5 orang, mereka adalah Irsyad, Farah, Lia, Lina, dan Voettie.

Minggu, 02 November 2014

[News2 Carel RZ] : MOR Carel RZ XV Siap Cetak Relawan Berkualitas

Iam - MC MOR RZ (doc.pribadi)
Yogyakarta – Masa Orientasi Relawan (MOR) Calon Relawan Rumah Zakat (Carel RZ) angkatan ke-XV yang diselenggarakan pada hari Minggu (2/11) kali ini diadakan di Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota. Kegiatan yang dikomandoi langsung oleh relawan RZ tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. “Walaupun yang datang hanya satu orang, kita akan tetap memulai acara tepat waktu.” Komitmen Wida Priambodo, MC MOR Carel RZ saat membuka acara. Relawan yang disapa Iam ini menambahkan, “Disinilah para relawan harus belajar tepat waktu, karena ketika suatu waktu terjadi bencana, relawan harus siap.”

Kegiatan yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an ini dibuka secara resmi oleh ketua panitia, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Rumah Zakat. Ada tiga pemateri yang diundang secara khusus untuk memperkenalkan RZ dan program-programnya. Istiawan, pembicara pertama menyampaikan mengenai sejarah RZ yang berkembang dengan pesat. Dia menyatakan bahwa, perkembangan RZ tidak lepas dari peran relawan, walaupun masih banyak yang kuliah, namun tetap profesional.

[News Carel RZ] : Tiga Pembicara di MOR Carel RZ

Yogyakarta – Memasuki tahap ketiga seleksi Calon Relawan Rumah Zakat (Carel RZ) angkatan XV, panitia yang terdiri dari relawan RZ, mengundang tiga orang pemateri yang telah malang melintang di RZ. Adalah Istiawan, pembicara pertama yang menyampaikan gambaran umum dan profil tentang perkembangan Rumah Zakat di Indonesia hingga International. Pembicara yang juga aktif di kemudaan Muhammadiyah ini memaparkan tentang awal mulanya Rumah Zakat dan kegiatan yang telah dilaksanakan. RZ Yogyakarta, yang merupakan RZ ke-2 di Indonesia setelah Bandung, papar Istiawan, kerap menjadi percontohan oleh BAZ.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (2/11) di salah satu ruang masjid Pangeran Diponegoro Balaikota dan dibuka pukul 08.00 WIB ini, juga menghadirkan seorang wanita aktif yang biasa dipanggil Ibu Budi. Selain menjadi Kepala Sekolah Juara, beliau juga aktif di Indonesia Young Foundation. Ibu Budi memaparkan tentang kegiatan di Sekolah Juara, mulai dari kegiatan belajar hingga tantangan dalam mengembangkan sekolah tersebut. Pembicara yang selalu mengajak peserta untuk meluruskan niat ini, juga menjelaskan tentang produk-produk yang telah dihasilkan Sekolah Juara, salah satunya adalah album lagu sekolah.

Rabu, 27 Januari 2010

Be A Jurnalist

Bismillahirohmanirohim…


Assalamu’alaykum Wr. Wb..


Aku berlindung kepada Allah SWT dari segala perilaku buruk yang bisa merusak iman dan rasa cintaku pada-Nya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah, dan Rasulullah SAW seorang ahli komunikator yang telah mempersaudarakan antara kaum muhajirin dan anshor ialah utusan dan Nabi-Nya yang terakhir.


Alhamdulillah…

Akhirnya, jiwaku tertarik lagi untuk ber-MP ria setelah sekian lama menjadi pengikut jamaah El-Pesbukiyah. Rasa sedih karena MP tercinta alias MP pertama ku gak mau di ajak damai (ngambek gak mau posting lagi, gara-gara dah lama gak di urus), akhirnya menapak langkah jemariku untuk membuat MP yang baru (padahal sebelumnya dah buat 4 MP).



beajurnalis

Itu nama MP ku yang baru. “Be A Jurnalis”. Menjadi seorang Jurnalis. Yeah, cita-cita tidak mutlak dari calon lulusan sarjana ilmu Komunikasi FISIP. Panggilan jiwa?? Ckckck.. Gak juga. Aku orang yang suka-sukaan. Suka kerja di ruangan dan suka kerja di luar ruangan. Pengend degh rasanya keliling Indonesia, bahkan keliling dunia, bila perlu keliling surga, Allahuma Aamiin, (beuh,, dasar APEL!!!). Rela berdebu, berkeringat, dan bau!!! (pantes akhowat-akhowat pada ngacir, xixixi :-D). Senangnya saat sudah mendapatkan sebuah berita, meng-edit, dan menerbitkannya. Apalagi mendapatkan berita itu dengan tantangan yang luar biasa. Waah, gila seru!!! Ada rasa bahagia dan puas tersendiri deh kalau sudah meliput dan menulis suatu berita dan itu bisa bermanfaat dan kritis terhadap orang lain. Yeah,, Hidup Jurnalis!!!


beajurnalis

Rasa tidak suka yang cukup mendalam dari berita-berita gak jelas yang sering disebut mencari klarifikasi yang bahasa kerennya infotaiment, membuatku ingin menjadi seorang jurnalis. Hey, seorang yang mencari berita (info dan hiburan) gak pantes dibilang seorang jurnalis! Ayayai!!! Negara GOSIP!!! Hampir semua stasiun TV pasti ada acara infotaiment-nya. And I hate it!! Hidup Jurnalis!!!


beajurnalis

Kawand, kalian pada tahu gak sama Palestine?? Iye, yang punya bendera berwarna merah, putih, hijau, dan hitam. Dan sampai sekarang masih ditindas sama yang namanya Zionis?? Nah, dulu, saat diriku masih SMA (masih lugu, lucu dan selalu ingin tahu <lebay mode on>), pengend banget di utus ke sana buat meliput kejadian di Palestina. Wah, malah sempat ngebayangin disandera sama ikhwan Palestina (xixixi :-D, dasar nakal!!!). Trus mereka tahu diriku ini seorang Muslimah lewat tampilan fisik diriku (jilbab), kemudian mereka mengenalkan diriku pada isteri dan akhowat mereka, dan di sanalah diriku banyak belajar tentang hidup. Dikenalkan bagaimana menjadi mujahidah tangguh. Dan saat kembali ke Indonesia, tentu kan ku-umum-kan pada dunia bahwa aku seorang manusia yang beruntung!!! Salah satu cara ku ke sana, tentu dengan menjadi “jurnalis”. Yah, terserah deh gimana kawand mandangnya





beajurnalis

Yah, diriku tahu kok, jadi jurnalis itu gak gampang. Harus siap mental dan berani. Meliput kasus pembunuhan, nah loh, pasti diriku disuruh ngeliat langsung gimana bentuk jenazah itu dan mendeskripsikannya (inilah alasanku menolak menjadi seorang mahasiswa kedokteran). Meliput sebuah kasus korupsi, yeah, diriku mesti jadi seorang yang jujur dan menampilkan apa yang tampak dan yang tak tampak dari koruptor itu. Dan seorang jurnalis sangat rentan dari terror (so, bukan cuma orang punya jabatan aja yang hobbi di terror), seorang jurnalis seringkali di ancam. Lagi juga, banyak sekarang para pemburu berita itu yang di bunuh, disiram air keras, dan dianiaya. Hiiii,, mengerikan!! Tapi, it’s life!! Kerend!! Jihad terhadap kejujuran.. ckckck… Mantaff!!!



beajurnalis

Menjadi jurnalis memang pilihan. Enakkan keliling dengan debu-debu, keringat, dan bertemu masyarakat dibanding duduk rapi di depan kamera sambil membacakan berita (soalnya emank gak da tampang tuk jadi penyiar berita sih, hoho :-D). Kalau kata temand-temand diriku, kulat, kucel, debu, hajaaaaar deh Voe!!! Hemph… Jurnalis, nice choice!! ^_^



Blog Voe yang baru nih Insya Allah berisi tentang hal-hal yang pengend aku tulis dan co-past. Terima kasih telah berkunjung. Salam Kenal dari “Akhowat Boemi Rafflessia” calon seorang “Jurnalis”.



Wassalamu’alaykum Wr. Wb.